Rabu, 18 Januari 2012

BELAJAR TAJWID (Alamatul Waqfi)

A. Tanda-tanda Waqaf  ( وقف ).
 Dari sudut bahasa Waqaf berarti: Berhenti / menahan. Sedangkan dari sudut istilah tajwid: Menghentikan bacaan sejenak dengan memutuskan suara di akhir perkataan/ kalimat untuk bernafas dengan niat ingin menyambungkan kembali bacaan tersebut.


Dalam setiap mushaf menampilkan tanda-tanda waqof yang berbeda. Oleh karena itu, dalam makalah ini hanya akan dibahas tanda-tanda waqof yang dipergunakan pada mushaf Qur’an Saudi saja. Tanda-tanda waqof pada mushaf ini terdapat pada halaman-halaman terakhir mushaf.


1 Waqaf Lazim / Waqaf Tam.
Menghentikan bacaan pada rangkai kata yang sempurna maknanya serta lafaz (dari segi i'rab) dan maksudnya tidak tergantung dengan kata-kata berikutnya. Waqaf ini bertanda: huruf Mim kecil di atas ayat ( )

2 Waqaf Ja'iz / Waqaf Tasawi ( Boleh Berhenti dan boleh terus) .
Bacaan diperbolehkan berhenti atau sambung. Kedudukan hukum bahagian ini kadangkala sama (berhenti atau sambung), waqaf ini dilambangkan dengan huruf Jim kecil di atas ayat

3 Waqaf  Kaafi.
Disebut juga Al-Waqfu Aula, Dibaca dengan berhenti lebih baik dari sambung. ini dikarenakan lafaznya sempurna dan tidak bergantung dengan lafaz selepasnya. Tandanya  ada huruf Qaf , Lam dan ya' yang ditulis bersabung di atas ayat

4. Waqaf Hasan / Alwashlu Aula.
Bacaan yang  disambung adalah lebih baik dari berhenti. Lambangnya adalah huruf Shod, Lam dan ya' yang ditulis bersambung pada bagian atas ayat.

5. Waqaf Muthlaq
Tempat yang sempurna untuk berhenti, lambangnya  adalah huruf  Tha’ kecil yang terdapat pada bagian atas ayat.

6. Adamul Waqfi / La Waqfa fiih
Tidak boleh berhenti, karena dari segi makna mempunyai kaitan erat dengan kalimat berikutnya dan jika terpaksa berhenti maka harus di ulang bacaan sebelumnya ( Muraja’ah), lambang waqaf ini adalah  huruf Lam Alif  terdapat padda bagian atas ayat. 

7. Waqaf Mu’anaqah
Boleh waqaf pada salah satu tanda yang ada, tetapi tidak boleh berhenti pada keduanya sehingga terjadi dua kali pemberhentian. Lambangnya adalah titik tiga berbentuk segitiga yang terdapat di antara ayat-ayat Al-Qur'an, jarak keduanya tidak terlalu jauh dan biasanya trdapat dalam satu ayat.
                     
8. Sama dengan tanda Waqaf sebelumnya, contoh : jika sebelumnya waqaf jaiz maka inipun waqaf jaiz, lambangnya adalah huruf Kaaf kecil di bagian atasa ayat singkatan dari Kadzalika muthobiqun ‘ala ma qablah.

9. Saktah
Waqaf sejenak tanpa menyambung nafas, saktah ini di lambangkan dengan huruf Sin  atau lengkap dengan bacaan saktah ( sin, kaf, ta dan ta' marbuthoh) yang terdapat pada bagian atas ayat.


 B. Aturan Bacaan Ketika Waqof


Aturan waqof yang ke: 1. Apabila huruf terakhir berharakat sukun ( ْ ), maka cara melafazhkannya tetap tanpa ada perubahan, kecuali jika huruf terakhirnya adalah huruf Qalqalah, Hams, atau harus di baca Tafkhhiim, atau Tarqiiq, maka harus dibaca tampak.


Aturan waqof yang ke: 2. Jika huruf terakhir merupakan huruf hidup, atau tidak berharakat sukun, maka membacanya dengan menyukunkan huruf tersebut, kecuali jika huruf terakhirnya adalah huruf Qalqalah, Hams, atau harus di baca Tafkhhiim, atau Tarqiiq, maka harus dibaca tampak.


Aturan waqof yang ke: 3. Apabila katanya berakhiran ta marbutan ( ة ), maka ketika disukunkan berubah lafazhnya menjadi Ha ( ).


Aturan waqof yang ke: 4. Jika katanya berakhiran dengan huruf hidup dan huruf sebelumnya berharkat sukun maka huruf terakhirnya ( huruf hidup tersebut ) disukunkan dengan melafazhkan sebagian hurufnya saja.


Aturan waqof yang ke: 5. Jika katanya berakhiran dengan huruf hidup dan huruf sebelumnya adalah huruf mad atau liin maka huruf terakhirnnya disukunkan dengan memanjangkan lafazh huruf maad nya


Aturan waqof yang ke: 6. Apabila huruf terakhir berharkat tanwin fathah, maka tanwin berubah menjadi fathah dan dibaca dua harkat.


Aturan waqof yang ke: 7. Jika huruf terakhir bertasydid, maka huruf tersebut disukunkan dengan tidak menghilangkan lafazh tasydidnya ( ّ  ).

Aturan waqof yang ke: 8. Apabila huruf terakhir berupa alif ta’nis maqshuran atau fi’il madlhi bina’ naqish yang diakhiri huruf ya’ maka di baca fathah ( َ ) dengan panjang dua harkat.

================================================================






LATIHAN :
Siapkan Qur’an Standar mushhaf Utsmani ( Terbitan Timur Tengah) Bukalah ayat-ayat di bawah , baca dengan baik dan cermat kemudian isilah kolom berikut ini sesuai dengan tanda waqaf yang terdapat pada ayat tersebut.

No
Surat dan Ayat
Lambang Waqaf
Keterangan tanda Waqaf
   1
 Almukminun  :  56


2
 Maryam        :  59


3
 Ar-Ra’du      :  27


4
 At-Taubah    :  25


5
 Ali-Imran      :  181


6
 Al- Ahzab     :  32


7
 Al-Qiyaamah :  27



































5 komentar:

Anonim mengatakan...

ass bi :)
bi jwbannya nyari di AL-QURAN ya ??

Azkan Ihsan mengatakan...

Wass... btul, cari sesuai ayat tsb, tulis lambang waqafnya dan artinya apa.. ok, trimakasih ya.

Anonim mengatakan...

bi 1- berapa

Azkan Ihsan mengatakan...

-7, ( penilaian = 10-salah )

Anonim mengatakan...

ass...
bi nyari tanda wakof nya di al-qur'an terbitan arab yaa??