Jumat, 28 Desember 2012

PERBEDAAN DAN PERSAMAAN ANTARA ISLAM DAN KRISTEN TENTANG YESUS ( NABI ISA AS )

Islam menyetujui Kristen, pada umumnya, dalam hal-hal sbb:

1. Islam menganjurkan untuk mempercayai kesucian Yesus.
Sebenarnya hal ini menjadi bagian yang pokok dari ajaran Islam untuk menghormati dan mempercayai kesuciannya, dan bahwa dia hidup di dunia ini orang yang suci bebas dari dosa.

Dari Kitab Suci Al-Qur'an:
"Ketika malaikat berkata: Hai Maryam! Sesungguhnya Tuhan menyampaikan berita gembira kepadamu dengan perkataan dari Tuhan [kelahiran anak] namanya Al-Masih Isa anak Maryam,
orang besar di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang dekat ke pada Tuhan." (Ali Imran 3:45)

2. Islam menyepakati tentang kesucian Maryam, Ibu dari Yesus.
Tak seorang Islampun yang ragu tentang kesusilaan dan kemurnian Maryam. Dia menurut Qur'an, yang termulia di antara wanita-wanita yang lain di dunia:

"Dan ketika Malaikat berkata: Hai Maryam! Sesungguhnya Tuhan memilihmu, menyucikanmu dan melebihkan kamu dari perempuan-perempuan dunia. Hai Maryam! Patuhlah kepada Tuhanmu dan sujudlah dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk!" 
( Ali Imran 3 :42-43 )

3. Islam menyatakan bahwa Yesus dilahirkan dengan keajaiban dari seorang ibu tanpa seorang ayah.

"Dan ingatlah riwayat Maryam di dalam Kitab, ketika dia berangkat meninggalkan keluarganya, ke suatu tempat di sebelah timur: Dan dia bersembunyi dari mereka, lalu Kami utus kepadanya Ruh Kami, dan kelihatan olehnya serupa seorang laki-laki yang sempurna. Dia berkata: Sesungguhnya aku berlindung diri dari engkau kepada Tuhan Yang Pemurah, jika engkau seorang yang menjaga diri dari
kejahatan. Dia menjawab: aku hanyalah utusan dari Tuhan engkau, akan memberikan kepada engkau seorang anak laki-laki yang suci. Dia berkata: bagaimana aku akan memperoleh seorang anak laki-laki, sedangkan aku belum pernah disinggung oleh manusia, dan aku bukanlah seorang perempuan jahat. Dia menjawab: Begitulah (kejadiannya). Secara lengkap lihat : ( Maryam 19:16-26)

4. Al-Qur'an menyebutkan keajaiban-keajaiban Yesus yang juga disebutkan di dalam Injil.

Sesuai dengan Kitab Suci Qur'an, Yesus diberi kuasa oleh Tuhan menyembuhkan penyakit, menghidupkan yang mati, dan membuat yang buta dapat melihat jalannya: "Dan dia menjadi Rasul untuk
anak-anak Israil, (katanya): Sesungguhnya aku datang kepada kamu membawa keterangan- keterangan dari Tuhanmu, bahwa aku buat dari tanah serupa burung,kemudsn kuhembus kedalamnya, lalu menjadi burung dengan izin Tuhan, dan kesembuhkan orang buta dan orang yang berpenyakit lepra, dan kuhidupkan orang-orang mati dengan izin Tuhan, dan kukabarkan kepadamu apa yang kamu
makan, apa yang kamu simpan dalam rumahmu, sesungguhnya hal itu menjadi keterangan bagimu kalau kamu memang orang-orang beriman." ( Ali Imra 3:49 )

Dan juga Kitab Suci Qur'an menganggap keajaiban Yesus yang tidak tercantum di Injil: Yesus telah berbicara dengan jelas ketika dia di dalam buaian." Tetapi dia mengisyaratkan kepadanya, mereka
berkata: Bagaimana kami akan bercakap-cakap dengan seorang kanak-kanak yang dalam buaian?

Dia (Isa) berkata: Sesungguhnya aku ini hamba Allah, diberiNya Kitab kepadaku, dan aku dijadikanNya seorang Nabi. DijadikanNya aku pembawa berkat di mana saja aku berada, dan diperintahkanNya kepadaku mengerjakan sembahyang dan membayar zakat, selama aku hidup. Dan berbakti kepada ibuku, dan tiadalah aku dijadikannya eorang yang sombong dan celaka.
Dan kebahagiaan untuk aku, di hari aku dilahirkan, dan di hari aku wafat, dan di hari aku dibangunkan hidup kembali." Secara lengkap lihat ( Maryam 19:27-33 )


Perbedaan faham antara Islam dan Kristen tentang Yesus, mencakup hal-hal sebagai berikut:

1. Meskipun Islam berpendapat bahwa Yesus adalah suci, tetapi Islam menolak ketuhanannya.
 
Sesuai dengan ajaran Islam, Yesus bukan Tuhan. Dia bukan Tuhan, dan juga tidak disatukan dengan Tuhan. Dia adalah orang yang patut dihormati, tetapi tidak untuk disembah (dipuja). Islam tidak dapat kompromi masalah keesaan Tuhan. Tuhan hanya satu, dan tidak ada Tuhan kecuali Dia, Yang Maha Kuasa selalu hidup, dan memiliki kehidupan, ilmu pengetahuan dan kekuatan yang tidak terbatas.

Yesus tidak selalu hidup. Dia dilahirkan kurang dari 2000 tahun yang lalu, dan sesuai dengan Injil, dia meninggal dalam umur yang pendek. Dia tidak yang maha kuasa sebab dia dikejar-kejar. Juga dia tidak tak terbatas. Dia tidak dapat menciptakan alam semesta sebab alam semesta telah lebih dari empat bilion tahun, sedangkan dia dilahirkan kurang dari 2000 tahun yang lalu. Dia tidak patut disembah sebab dirinya sendiri penyembahTuhan.

2. Yesus, sesuai dengan ajaran Islam, bukan anak Tuhan.
Tuhan tidak mempunyai anak, sebab Dia di atas itu. Sifat keayahan baik dari segi tubuh maupun dari segi jiwa (spiritual) tidak dapat diterima, sebab Dia jiwa (spiritual) dan zat. Kitab Suci Qur'an adalah jelas di dalam masalah ini: " ... Dan mereka mengada-adakan bahwa Tuhan mempunyai anak-anak laki-laki anak-anak perempuan, dengan tidak berdasarkan pengetahuan. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka buatkan itu.

Dia Pencipta langit dan bumi Bagaimana Tuhan sampai mempunyai anak, sedangkan Dia tidak mempunyai istri dan Dia menciptakan segala sesuatu, dan Dia mengetahui segala-galanya. Itulah Allah, Tuhan kamu, tidak ada Tuhan selain dari padaNya, sebab itu sembahlah Dia, dan Dia Pengurus segala-galanya." ( Al-An’am 6:100-102 )

3. Islam menolak penyaliban Yesus. Yesus tidak (bukan) meninggal disalib. Kitab Suci Qur'an jelas dalam hal ini. 

"Dan perkataan mereka: sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih Isa anak Maryam utusan Allah. Dan sebenarnya merekatidak membunuh Isa dan tidak menyalibnya, tetapi hanyalah penglihatan mereka saja. Bahwa orang-orang yang berselisih faham tentang itu, sebenarnya masih dalam ragu-ragu, mereka tidak mempunyai pengetahuan yang pasti tentang perkara itu, hanyalah menurut persangkaan. Mereka tidak pula yakin telah membunuh Isa. Tetapi Tuhan telah mengangkat Isa kepadaNya dan Tuhan itu Maha Kuasa dan Bijaksana." 4:157-158.

4. Islam tidak setuju dengan Kristen pada azas penebusan. 
Azas Penebusan didasarkan pada azas dosa asal: bahwa manusia telah dihukum oleh Tuhan karena dosa-
dosa Adam dan Hawa yang oleh karena itu diwarisi oleh anak-anaknya.

Islam menolak seluruh azas dosa Asal, Tuhan tidak menghukum manusia sebab dosa yang dibuat oleh nenek-moyangnya. Tidak ada dosa asal, karena itu, tidak diperlukan penebusan dan agar manusia
keluar dari dosa yang tidak ada. Lebih lanjut, sangkaan bahwa adanya dosa asal. Untuk mengampuni manusia dari dosa-dosa mereka, Tuhan tidak memerlukan seseorang yang tidak berdosa, seperti Yesus, di salib. Dia dapat mengampuni manusia tanpa menyebabkan orang yang tidak berdosa menderita.

Tuhan yang ter-Adil dan Pengampun, tidak menghukum manusia sebab desa-dosa nenek moyang mereka. Dia akan mengampuni mereka atas dosa-dosa mereka sendiri tanpa menuntut mereka berbuat dosa yang lebih besar.

Dikutip dari DIALOG TENTANG ISLAM DAN KRISTEN Prof. Wilson & Muhammad Jawad Chirri , Alih Bahasa: H.M. Ridho Umar Baridwan, S.H. Penerbit P.T. Alma'arif, Bandung, Cetakan Kelima, 1981, bisa dilihat di www.majlisdakwah-alkautsar.blogspot.com

1 komentar:

Moch. Yasir Khan mengatakan...

Bp. Azkan Ihsan

Nabi Isa A.S. bukanlah Yesus, mohon dikoreksi untuk itu, sebagaimana kita orang islam tau, yang di salib itu adalah Yudas Iskariot, bukan nabi Isa A.S.